Sunday, 27 November 2011

Menu dan Seubmenu dalam Microsoft Excell 2003


* Menu File

Submenu dari menu file :

- New : membuat lembar kerja baru

- Open : membuka/ mencari file dokumen yang sudah pernah dibuat dan disimpan.

- Close : menutup lembar kerja yang sedang aktif

- Save : menyimpan lembar kerja yang sedang aktif

- Save As : menyimpan lembar kerja yang masih aktif dengan nama, lokasi, dan jenis file

yang mungkin berbeda dengan file yang sedang aktif.

- Page setup : mengatur margin, sumber kertas, ukuran kertas,orientasi, dan layout

halaman yang akan dicetak.

- Print : mencetak dokumen yang sedang aktif

- Print Preview : melihat hasil kerja dalam format cetakan

- Exit : keluar dari program aplikasi

* Menu Edit

Submenu dari menu edit :

- Undo : membatalkan perintah terakhir yang pernah dilakukan.

- Redo : membatalkan perintah undo

- Repeat : mengulangi perintah terakhir

- Clear : menghapus kata, kalimat dengan cara di sorot terlebih dahulu

- Go to : menuju ke sel atau range tertentu

- Paste : menampilkan hasil dari cut / copy

- Replace : mencari dan mengganti kata atau rangkaian kata

* Menu View

Submenu dari menu view :

- Normal : menampilkan lembar kerja dalam bentuk normal

- Toolbars : menampilkan / menyembunyikan beberapa toolbar

- Formula Bar : menampilkan / menyembunyikan Formula Bar

- Full screen : menampilkan lembar kerja dalam bentuk layar penuh

- Zoom : mengatur ukuran pembesaran lembar kerja pada layar monitor

- Header and Footer : menampilkan header and footer

* Menu Insert

Submenu dari menu insert :

- Cells : mengatur format sel meliputi bentuk bilangan, perataan, dll

- Rows : mengatur format baris meliputi tinggi, menyembunyikan,dan menampilkan

kembali baris

- Column : menyisipkan kolom disebelah kiri sel yang sedang aktif

- Chart : menyisipkan grafik pada lembar kerja

- Page Break : menampilkan lembar kerja dalam beberapa halaman cetak

* Menu Format

Submenu dari menu format :

- Sheet : mengatur format lembar kerja, meliputi pergantian nama, menyembunyikan, dan

menampilkan kembali lembar kerja

- Autoformat : membuat format tabel secara otomatis

- Conditional formatting : mengatur format sel dengan persyaratan

- Style : mengatur gaya sel yang sedang aktif

* Menu Tool

Submenu dari menu tool :

- AutoCorrect : memperbaiki teks secara otomatis

- Trac change : menentukan pemakaian workbook bersama – sama berdasarkan waktu,

dalam sebuah jaringan komputer.

- Merge Workbook : menggabungkan dari beberapa share book ke sebuah workbook.

- Protection : mengamankan/ memproteksi lembar kerja

- Online Collaboration : menyusun dan mengadakan pertemuan dalam jaringan komputer.

* Menu Data

Submenu dari menu data :

- Sort : mengurutkan data/ informasi dalam sebuah kolom secara alfabetis dan numerik .

- Filter : menyaring/ menampilkan data yang memiliki kriteria tertentu .

- Form : mengelola data record yang terdapat dalam daftar tabel.

- Subtotals : menghitung sub/ grand total data bilangan sebuah kolom yang sedang aktif.

- Tabel : membuat tabel data berdasarkan entry data sel atau rumus.

* Menu Window

Submenu dari menu window :

- New Window : membuat duplikat workbook yang sedang aktif.

- Arrange : menampilkan beberapa workbook yang sudah dibuka dalam satu layar.

- Hide/ Unhide : menyembunyikan / menampilkan lembar kerja.

- Split : menampilkan gulungan pembagi lembar kerja untuk melihat judul kolom/ baris

dan datanya.

- Freeze Pances : membekukan gulungan agar dapat melihat judul kolom/ baris dan

datanya atau menghilangkannya.

* Menu Help

Submenu dari menu help :

- Ms. Office Excel Help : memberikan informasi tentang permasalahan Ms. Office Excel .

- Detect and Repair : memeriksa kesalahan yang terjadi dan perbaikannya secara

otomatis.

- About Ms. Office Excel : menampilkan informasi tentang hak cipta program pengolah

teks Ms. Office Excel

.

Uang

1. Sejarah Uang

- Pada mulanya masyarakat memproduksi barang hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, lalu berkembang menjadi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarganya tetapi juga untuk orang lain ( untuk di jual ).

- Perkembangan dilanjutkan dengan perdagangan dengan cara tukar menukar antara barang lain yang disebut barter ( pertukaran innatura )

- Kelebihan Barter :

* Dapat memperoleh barang yang diinginkan.

- Kelemahan Barter :

* Sulit mencari orang yang diajak bertukaran

* Sulit mencari orang yang memiliki barang yang kita inginkan

* Sulit menetapkan nilai tukar barang

- Perkembangan membuat cara barter semakin sulit dilakukan.

- Manusia mulai menggunakan uang barang dalam melakukan pertukaran, contohnya : garam, senjata, kulit hewan.

- Sifat – sifat dari uang barang :

* Digemari masyarakat setempat

* Jumlahnya terbatas

* Mempunyai nilai tinggi

- Uang barang memiliki beberapa kelemahan yaitu :

* Sulit dipindahkan

* Tidak tahan lama

* Nilainya tidak tetap

- Perkembangan ekonomi semakin membuat kegiatan transaksi semakin sering dan kompleks, lama kelamaan yang beredar dalam masyarakat adalah kertas sebagai tanda penyimpanan emas dan perak.

- Keuntungan dari Uang Kertas :

* Ongkos Bahan dan Pembuatan murah

* Mudah dibawa

- Kelemahan dari Uang Kertas :

* Terkadang mudah dipalsukan

- Syarat – syarat uang :

* Dapat diterima secara umum

* Mudah disimpan dan nilainya tetap

* Mudah dibawa kemana – mana

* Mudah dibagi tanpa mengurangi nilai

* Tahan lama

* Jumlahnya terbatas

* Sulit dipalsukan

2. Pengertian Uang

- Uang adalah suatu benda yang diterima secara umum oleh masyarakat untuk mengukur nilai, menukar, dan melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa.

- Uang di masyarakat digunakan untuk membeli barang atau jasa yang dibutuhkan, menyimpan kekayaan dan untuk membayar hutang.

3. Fungsi Uang

- Fungsi uang dibagi menjadi 2, yaitu:

A. Fungsi Asli Uang

- Fungsi asli uang yaitu sebagai berikut:

1.Uang Sebagai Alat Tukar Umum

- Uang sebagai alat tukar umum apabila dipergunakan untuk membeli atau mendapatkan barang atau jasa.

2.Uang Sebagai Satuan Hitung

- Uang merupakan satuan hitung yang digunakan untuk menentukan nilai atau harga suatu barang dan jasa.

B. Fungsi Turunan Uang

- Fungsi turunan uang yaitu sebagai berikut:

1.Uang Sebagai Alat Pembayaran

- Uang sebagai alat pembayaran apabila digunakan untuk melunasi kewajiban.

2.Uang Sebagai Alat Untuk Menabung

- Uang sebagai alat untuk menabung apabila digunakan untuk menyimpan uang agar pada masa yang akan datang dapat mempergunakan uang tersebut.

3.Uang Sebagai Pemindah Kekayaan

- Uang sebagai pemindah kekayaan apabila digunakan untuk memindahkan kekayaan yang berupa tanah.

4.Uang Sebagai Penimbun atau Pembentuk Kekayaan

- Uang sebagai penimbun kekayaan apabila digunakan untuk membentuk kekayaan dengan cara menabung sedikit demisedikit.

5.Uang Sebagai Alat Pendorong Kegiatan Ekonomi

- Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi apabila digunakan untuk mendorong kegiatan ekonomi masyarakat karena uang dapat merangsang seseorang untuk melakukan kegiatan ekonomi.

4. Jenis – Jenis Uang

- Uang dikelompokkan menjadi beberapa jenis :

a. Berdasarkan Bahan yang digunakan :

1. Uang Logam : Uang yang dibuat dari logam, baik emas maupun perak. contoh : Uang Rp.100, 500

*Kelemahan uang logam :

1. Nilai emas di masing – masing daerah berbeda

2. Sulit di simpan dalam jumlah besar

3. Jumlahnya terbatas

*Kelebihan uang logam :

1. Jika di pecah nilainya tetap

2. Tahan lama

3. Mudah dibawa kemana - mana

2. Uang kertas : Uang yang dibuat dari kertas yang khusus agar susah dipalsukan contoh : Uang Rp. 1000

b. Berdasarkan Lembaga yang Mengeluarkannya :

1. Uang Kartal

- Uang kartal yaitu uang yang dikeluarkan oleh Negara berdasarkan undang – undang dan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.

2. Uang Giral

- Uang giral yaitu dana yang disimpan pada rekening Koran di bank-bank umum yang sewaktu waktu dapat digunakan untuk melakukan pembayaran dengan perantara.

+ Perantara – perantara uang giral yaitu :

* Cek : Surat perintah yang ditujukan kepada bank, agar bank

memberikan sejumlah uang tunai sesuai dengan angka

yang tertera pada cek tersebut kepada orang yang

membawa cek tersebut atau orang yang namanya

tertera pada cek.

* Telegraphic Transfer : Memindah bukukan sebagian atau

seluruh rekening dibank kepada orang

yang ditunjuk yang bertempat didaerah

lain.

* Giro : Simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap

saat dengan menggunakan cek, dengan cara transfer

uang.

+ Cek dibedakan menjadi 3, yaitu :

- Cek atas nama

- Cek atas unjuk

- Cek silang

+ Proses terjadinya uang giral dibedakan menjadi 2, yaitu :

- Primary Deposit : Seseorang yang menitipkan

sejumlah uang di bank kemudian

bank mencatatnya dalam buku bank

yang berbentuk rekening.

- Loan Deposit : Seseorang meminjam uang pada bank,

tetapi uang tersebut dititipkan di bank

dan bank mencatatnya dalam buku

yang berbentuk rekening.

5. Nilai Uang

- Nilai uang adalah kemampuan uang untuk dapat ditukarkan dengan sejumlah barang tertentu.

- Nilai uang dibedakan menjadi 3 macam yaitu :

A. Nilai Nominal

- Nilai nominal adalah nilai yang tertera atau tertulis pada setiap mata uang yang bersangkutan.

B. Nilai Intrinsik

- Nilai Intrinsik adalah nilai bahan yang digunakan untuk membuat uang.

C. Nilai Riil

- Nilai Riil adalah nilai yang dapat diukur dengan jumlah barang dan jasa yang dapat ditukar dengan uang itu.

- Berdasarkan penggunaanya, nilai uang dibedakan menjadi :

1. Nilai Internal Uang

- Nilai Internal uang adalah daya beli uang terhadap barang dan jasa.

2. Nilai Eksternal Uang

- Nilai Eksternal uang adalah nilai uang dalam negeri, jika dibandingkan dengan mata uang asing dikenal dengan kurs.

- Kurs ada 2 macam :

* Kurs Jual : Kurs yang berlaku apabila bank menjual valuta asing.

* Kurs Beli : Kurs yang berlaku apabila bank membeli valuta asing.

6. Mata Uang Asing dan Nilai Tukarnya Terhadap Rupiah

- Mata uang asing sering disebut Valuta Asing ( Valas )

- Tempat atau lembaga yang memperdagangkan berbagai jenis mata uang asing disebut bursa valuta asing.

- Kurs adalah harga mata uang asing tertentu yang dinyatakan dalam mata uang dalam negeri.

- Beberapa Istilah tentang kurs valuta asing yaitu :

* Kurs Beli menunjukan harga beli valuta asing pada saat bank membeli valuta asing.

* Kurs Jual menunjukan harga jual valuta asing pada saat bank menjual valuta asing.

* Kurs Tengah merupakan kurs antara kurs jual dan kurs beli (hasil bagi dua dari penjumlahan kurs beli dan kurs jual)

7. Kebijaksanaan Bank Indonesia Mengendalikan Jumlah Uang yang

Beredar

- Kebijakan Bank Indonesia yang berkaitan dengan jumlah uang yang beredar terdiri atas kebijakan operasi pasar terbuka, politik diskonto, dan rasio kas.

a. Kebijakan Operasi Pasar Terbuka
Kebijakan Operasi pasar terbuka adalah salah satu kebijakan yang diambil bank sentral yang bertujuan untuk mengurangi atau menambah jumlah uang yang beredar dengan cara menjual atau membeli surat – surat berharga.

b . Kebijakan Diskonto
Kebijakan diskonto adalah kebijakan bank sentral dalam rangka mengatur jumlah uang yang beredar dengan cara menaikkan atau menurunkan suku bunga.

c . Kebijakan Rasio Kas
Kebijakan rasio kas adalah kebijakan bank sentral dengan cara membuat perubahan atas cadangan minimum yang harus disimpan oleh bank-bank.

8. Alasan Orang Menyimpan / Menahan Uang Tunai

a. Motif Transaksi

Setiap orang mempunyai berbagai macam kebutuhan. Untuk memenuhi kebutuhannya, seseorang membutuhkan uang. Uang yang dimiliki digunakan untuk transaksi jual beli.

b . Motif Berjaga-jaga
Selain untuk melakukan transaksi, alasan seseorang membutuhkan uang adalah untuk berjaga-jaga. Untuk menghadapi keadaan tersebut, seseorang menyisihkan sebagian uangnya untuk disimpan sehingga ia akan lebih siap menghadapi keadaan di masa yang akan datang.

c . Motif Spekulasi
Biasanya orang yang memegang uang dalam jumlah banyak akan melakukan transaksi yang sifatnya spekulasi.

.

Pembentukan Harga Pasar

A. PENGERTIAN HARGA PASAR

- Harga pasar atau Harga keseimbangan adalah Harga yang disepakati oleh pihak penjual dan pihak pembeli pada tingkatan harga tertentu.

- Pada tingkatan harga tertentu, jumlah barang dan jasa yang diminta sama dengan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan.

- Terbentuknya harga ditentukan berdasarkan hukum ekonomi ( hukum permintaan dan hukum penawaran ) yaitu sebagai berikut :

1. Harga akan tetap jika permintaan seimbang.

2. Permintaan makin bertambah, jika harga turun, penawaran akan berkurang

jika harga makin turun.

3. Makin banyak permintaan, harga makin tinggi, makin banyak penawaran,

harga makin rendah.

B. PROSES TERBENTUKNYA HARGA PASAR

- Harga pasar akan tercapai setelah melalui serangkaian proses tawar – menawar antara penjual dan pembeli.

- Apabila harga barang atau jasa yang ditawarkan oleh penjual dirasa terlalu tinggi oleh pembeli maka barang dan jasa tersebut tidak dapat terjual.

- Istilah Surplus dikenal dengan pengertian suatu keadaaan dimana terjadi kelebihan penawaran.

- Istilah Shortage dikenal dengan pengertian suatu keadaan dimana terjadi kelebihan permintaan

- Prinsip Ceteris Paribus berlaku dalam hal ini, yaitu Harga merupakan satu – satunya faktor yang menentukan permintaan dari pembeli dan penawaran dari penjual.

- Faktor – Faktor yang mempengaruhi harga pasar :

1. Permintaan terhadap barang atau jasa bertambah, sedangkan jumlah barang atau

jasa terbatas.

2. Tinggi rendahnya biaya produksi.

3. Pandangan masa depan dari produsen atau konsumen.

4. Produsen mengetahui selera konsumen.

5. Penawaran terhadap barang atau jasa bertambah, sedangkan daya beli konsumen

Tetap atau berkurang

- Peranan Harga pasar dalam perekonomian :

1. Menunjukan perubahan kebutuhan masyarakat.

2. Membantu menentukan penawaran.

3. Menggerakkan pengusaha untuk berkreasi terhadap perubahan permintaan

- Fungsi harga pasar adalah sebagai berikut :

1. Menentukan jenis barang yang akan diproduksi.

2. Menentukan pembagian hasil produksi diantara para konsumen.

3. Menentukan teknologi yang akan digunakan dalam proses produksi.

- Kurva Keseimbangan penawaran dan permintaan :

Harga ( P )

Permintaan

Penawaran

Rp 2500

5

20

Rp 2000

10

15

Rp 1500

12

12

Rp 1000

15

10

Rp 500

20

5

.

Perdagangan Internasional


Ø Pengertian

Perdagangan Internasional adalah kegiatan tukar menukar barang dan jasa antara negara yang satu dengan negara yang lain.

Ø Faktor – Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

§ Perbedaan Harga

Antar negara satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan harga yang mengakibatkan terjadinya perdagangan internasional.

§ Perbedaan Kondisi Geografis

Indonesia terletak di jalur garis khatulistiwa sehingga kaya akan sumber daya alam, lalu negara lain akan mengimpor sumber daya alam dari Indonesia sehingga terjadi Perdagangan Internasional

§ Perbedaan Teknologi

Di Indonesia tidak memproduksi komputer, sedangkan di China memproduksi computer, sehingga China mengekspor computer ke Indonesia.

§ Perbedaan Selera

Antara Negara – Negara di dunia umumnya mempunyai selera barang yang dikonsumsinya berbeda – beda, sehingga Negara yang tidak memiliki barang yang ingin dikonsumsinya akan mengimpor barang yang diinginkan dari negara yang memilikinya.

§ Perbedaan Hasil Produksi

Di setiap negara memproduksi barang yang berbeda – beda, ini menyebabkan terjadinya perdagangan internasional.

Ø Manfaat Perdagangan Internasional

§ Memenuhi Kebutuhan Dalam Negeri

§ Memperoleh Manfaat Dari Spesialisasi

§ Memperluas Pasar Hasil Produksi

§ Mengimpor Teknologi Modern

Ø Hambatan Perdagangan Internasional

a) Ancaman Peperangan

Ketidak amannya suatu negara

b) Tarif [ Bea Cukai ]

c) Kuota [ Pembatasan Impor ]

Pembatasan Impor barang

d) Larangan Ekspor dan Impor

e) Pengendalian Devisa

f) Hambatan Non Tarif

Ø Perbedaan Perdagangan Dalam Negeri Dengan Perdagangan Luar Negeri

Terdapat beberapa perbedaan antara perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional. Perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut.


a. Jangkauan Wilayah


Perdagangan dalam negeri mencakup satu wilayah negara, sedangkan perdagangan antarnegara menjangkau beberapa negara.


b. Cara Pembayaran
Cara pembayaran pada perdagangan dalam negeri menggunakan satu macam mata uang, sedangkan perdagangan luar negeri menggunakan macam-macam mata uang (valuta asing).


c. Sistem Distribusi
Perdagangan dalam negeri lebih banyak dilakukan dengan menggunakan sistem distribusi langsung. Sedangkan perdagangan luar negeri menggunakan sistem distribusi tidak langsung.


d. Peraturan yang Berlaku
Peraturan yang harus diikuti dalam perdagangan antarnegara lebih rumit dibandingkan dengan perdagangan dalam negeri. Dalam perdagangan internasional melibatkan sekurang-kurangnya dua negara. Oleh karena itu, peraturan-peraturan yang harus ditaati oleh pedagang internasional sekurang-kurangnya berlaku pada dua negara tersebut.


e. Tingkat Persaingan
Karena penjual dan pembeli suatu barang berasal dari berbagai negara maka tingkat persaingan perdagangan antarnegara lebih ketat dibandingkan dengan perdagangan dalam negeri.


f. Satuan Ukuran dalam Berat, Panjang, dan Isi
Dalam perdagangan dalam negeri biasanya digunakan ukuran berat, panjang, dan volume yang berlaku di dalam negeri. Namun untuk perdagangan internasional, ukuran-ukuran tersebut harus menggunakan ukuran yang berlaku secara internasional.


g. Biaya Angkutan
Dalam perdagangan internasional diperlukan biaya angkutan yang lebih tinggi daripada perdagangan dalam negeri. Ini terjadi karena perbedaan jarak dan sistem administrasi perdagangan.


h. Tatap Muka Langsung Penjual dan Pembeli
Dalam perdagangan dalam negeri, antara penjual dan pembeli dapat bertatap secara langsung. Akan tetapi, dalam perdagangan internasional bagi penjual dan pembeli untuk bertatap muka secara langsung tidak mudah.

Ø Komoditas Ekspor dan Impor Indonesia

a) Ekspor berupa : -Migas : minyak bumi

-Non Migas : udang, ikan tuna, tekstil.

b) Impor berupa : Barang konsumsi, bahan baku/penolong

dan barang modal.

- Contoh Barang Konsumsi : beras, jagung, gandum

- Contoh Bahan Baku : kulit, wol, kapas, karet, kayu

- Contoh Barang Penolong : jarum pentul, lem

- Contoh Barang Modal : mesin jahit, computer

Ø Devisa

§ Jenis – jenis devisa

· Devisa Umum : devisa yang diperoleh dari hasil ekspor, penjualan jasa, dan bunga modal

· Devisa Kredit : devisa yang diperoleh dari pinjaman atau kredit luar negeri.

§ Fungsi Devisa

· Perantara dalam transaksi internasional

· Cadangan kekayaan nasional

· Sumber dana pembangunan

· Sumber pendapatan pemerintah dalam bentuk pajak devisa.

§ Sumber Devisa

· Ekspor barang

· Penyelenggaraan jasa

· Bunga modal

· Hibah/bantuan luar negeri

· Pinjaman luar negeri

· Pariwisata

§ Penggunaan devisa

· Membayar impor barang dan jasa

· Membayar utang luar negeri

· Membiayai perwakilan – perwakilan pemerintah di luar negeri

· Membiayai kunjungan pejabat ke luar negeri

· Membiayai pengiriman misi kesenian dan kontingen olah raga ke luar negeri

Ø Dampak Perdagangan Internasional Bagi Perekonomian Indonesia

© Keuntungan

§ Mendapatkan barang yang dibutuhkan konsumen/produsen dalam negeri

§ Menambah cadangan devisa bagi negara

§ Perbaikan teknologi produksi

© Kerugian

§ Masuknya produk luar negeri ke dalam negeri

§ Besarnya konsumsi terhadap barang – barang luar negeri akan berakibat buruk terhadap keberadaan industri kecil di indonesia

Ø Neraca Perdagangan dan Neraca pembayaran

A. Neraca Perdagangan

- Neraca perdagangan merupakan catatan yang berisi nilai barang-barang yang diekspor maupun diimpor oleh suatu negara.

- Keadaan neraca perdagangan suatu negara ada tiga kemungkinan yaitu :

o Surplus = jika nilai ekspor lebih besar daripada nilai impor

o Defisit = jika nilai ekspor lebih kecil daripada nilai impor

o Seimbang = jika nilai ekspor yang sama dengan nilai impor

B. Neraca Pembayaran

- Neraca pembayaran merupakan catatan yang berisi pembayaran dan penerimaan dari luar negeri.

- Transaksi yang dicatat di dalam neraca pembayaran dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :

- Transaksi sedang berjalan (current account) = yaitu transaksi yang meliputi barang-barang dan jasa.

- Transaksi kapital (capital account) = adalah transaksi yang menyangkut investasi modal dan emas

.

Kerjasama Ekonomi antar Negara

1. Pengertian Kerjasama Ekonomi Antar Negara

Kerjasama Ekonomi Antar Negara adalah suatu kerjasama dalam bidang ekonomi yang dilakukan oleh suatu Negara dengan Negara lain yang biasanya melibatkan 2 negara atau lebih.

- Tujuan Kerjasama Ekonomi Antar Negara

a. Mencukupi kebutuhan dalam negeri

b. Meningkatkan produktivitas dalam negeri

c. Memperluas lapangan kerja

d. Meningkatkan Pendapatan Negara melalui Ekspor

e. Memperkuat rasa persahabatan antar Negara

f. Membantu pertumbuhan ekonomi

g. Menyeimbangkan Neraca Pembayaran

h. Melindungi Industri Dalam Negeri

- Faktor – Faktor Penyebab Timbulnya Kerjasama Antar Negara

a. Persamaan kekayaan Sumber Daya Alam

b. Perbedaan Faktor Produksi

c. Perbedaan Jumlah Penduduk

d. Perbedaan Kondisi Geografis

e. Persamaan Nasib dan Letak Geografis

- Dampak Kerjasama Antar Negara

A. Dampak Positif

a. Peningkatan Devisa Negara

b. Peningkatan produktivitas bagi suatu negara

c. Peningkatan keuangan dan modal untuk melaksanakan pembangunan

d. Peningkatan arus penanaman modal asing ke Indonesia

B. Dampak Negatif

a. Masuknya tenaga asing

b. Ketergantungan terhadap bantuan asing

c. Kesalahan dalam pembuatan kebijakan ekonomi

2. Bentuk – bentuk Kerjasama Antar Negara

A. Berdasarkan Letak Geografisnya

- Kerjasama Ekonomi Regional

Kerjasama Ekonomi Regional adalah kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh Negara – Negara yang berada dalam kawasan tertentu.

Organisasi – organisasi yang termasuk Kerjasama Ekonomi Regional :

Association of South East Asian Nation ( ASEAN )

~ ASEAN dibentuk tanggal 8 Agustus 1967

~ ASEAN dibentuk di Bangkok, Thailand dengan Deklarasi Bangkok.

~ Pendirian ASEAN di prakarsai oleh 5 Negara :

* Indonesia diwakili oleh Adam Malik

* Malasya diwakili oleh Tun Abdul Razak

* Thailand diwakili oleh Thanat Khoman

* Filipina diwakili oleh Narsico Ramos

* Singapura diwakili oleh S. Rajaratnam

~ Anggota ASEAN terdiri dari 10 Negara :

* Indonesia * Brunai Darusalam

* Malasya * Kamboja

* Thailand * Laos

* Filipina * Myanmar

* Singapura * Vietnam

~ Tujuan ASEAN yaitu sebagai berikut :

* Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial budaya di kawasan

Asia Tenggara.

* Menciptakan keamanan dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara.

* Membantu memecahkan permasalahan yang terjadi di kawasan Asia Tenggara.

European Economic Community ( EEC )

~ EEC didirikan pada tanggal 1 Januari 1958.

~ EEC didirikan berdasarkan Perjanjian Roma, Italia.

~ Anggota EEC terdiri sebanyak 10 Negara :

* Belanda * Jerman

* Belgia * Luxemburg

* Denmark * Prancis

* Inggris * Yunani

* Irlandia * Italia

~ Tujuan didirikannya EEC yaitu :

* Menyusun politik perdagangan bersama

* Mendirikan daerah perdagangan bebas antarnegara anggota Eropa Barat

Asean Free Trade Area ( AFTA )

~ AFTA dibentuk pada waktu Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT ) ASEAN ke IV di Singapura tahun 1992.

~ Tujuan didirikannya AFTA yaitu :

* Meningkatkan daya saing ekonomi Negara – Negara ASEAN

* Menarik investasi dan meningkatkan perdagangan antar anggota ASEAN

European Free Trade Association ( EFTA )

~ EFTA bentuk pada tanggal 3 Mei 1960

~ Anggota EFTA sebanyak 5 Negara :

* Australia * Portugal

* Islandia * Swiss

* Norwegia

~ Tujuan didirikannya EFTA yaitu :

Mengadakan hubungan perdagangan bebas antar negara anggota.

European Union (EU)

~ EU dibentuk tahun 1993

~ Anggota EU sebanyak 27 negara :

* Irlandia * Rumania * Bulgaria.

* Inggris * Estonia

* Prancis * Lithuania

* Portugal * Latvia

* Spanyol * Slovakia

* Italia * Malta

* Yunani * Siprus

* Austria * Slovenia

* Belgia * Hongaria

* Luksemburg * Ceko

* Jerman * Polandia

* Belanda * Finlandia

* Denmark * Swedia

Asian Development Bank Bank (ADB)

~ ADB didirikan tanggal 19 Desember 1996

~ ADB berpusat di Manila, Filipina

~ Tujuan didirikannya ADB yaitu :

untuk membantu negara-negara Asia yang sedang membangun dengan cara memberikan pinjaman lunak, yaitu dengan masa pembayaran dalam jangka panjang serta bunga yang rendah.

Asean Productivity Organization ( APO )

~ APO dibentuk pada tahun 1961.

~ Pendiri APO dipelopori oleh Pusat Produktivitas Jepang.

~ Anggota APO sebanyak 18 Negara :

* Jepang * Korea Selatan

* Singapura * Malasya

* Indonesia * Mongolia

* Hongkong * Nepal

* Bangladesh * Filipina

* Cina * Sri Lanka

* Fiji * Thailand

* India * Vietnam

* Iran * Pakistan

~ Tujuan didirikannya APO yaitu :

* Memajukan produksi barang dan jasa dibidang Industri dan Pertanian

* Meningkatkan kesejahtraan penduduk negara anggotanya

* Meningkatkan produktivitas di negara – negara Asia

Latin American Integration Association ( LAIA )

~ LAIA dibentuk tanggal 2 Juni 1961.

~ LAIA berkantor pusat di Montevideo, Uruguay.

~ Anggota LAIA sebanyak 12 Negara :

* Argentina * Meksiko

* Bolivia * Paraguay

* Brazil * Peru

* Cile * Uruguay

* Kolumbia * Kuba

* Ekuador * Venezuela

Economic Community of West African States ( ECOWAS )

~ ECOWAS dibentuk berdasarkan perjanjian kerjasama yang ditandatangani pada tanggal 28 Mei 1975 di Lagos, Nigeria.

~ Anggota ECOWAS sebanyak 15 Negara :

* Benin * Senegal

* Gambia * Sierra Leone

* Ghana * Togo

* Guinea-Bissau * Burkina Faso

* Liberia * Cabo Verde

* Mali * Guinea

* Niger * Ivory Coast

* Nigeria

- Kerjasama Ekonomi Antarregional

Kerjasama ekonomi antarregional adalah kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh Negara – Negara yang berada dalam satu kawasan dengan Negara – Negara yang berada di kawasan lain.

Organisasi yang termasuk kerjasama ekonomi antarregional :

Asian Pasific Economic Cooperation ( APEC )

~ APEC dibentuk tahun 1989.

~ APEC dibentuk di Canberra, Australia

~ Anggota APEC sebanyak 21 Negara :

* Benua Amerika : Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Chili

* Benua Asia : China, Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Rusia, Taiwan

* Benua Australia : Australia, Selandia Baru, Papua Nugini

* ASEAN : Indonesia, Malasya, Thailand, Singapura, Filipina, Brunai

Darusalam, Vietnam

~ Tujuan didirikannya APEC yaitu :

* Membentuk kerja sama perdagangan, investasi, dan pariwisata

* Peningkatan Sumber Daya Manusia yang saling menguntungkan

Asian European Meeting ( ASEM )

~ASEM dibentuk tahun 1996

~ASEM dibentuk di Bangkok

~Anggota ASEM sebanyak 22 negara :

* Australia * Italia

* Portugal * Spanyol

* Swedia * Inggris

* Belgia * Yunani

* Irlandia * Denmark

* Finlandia * Prancis

* Brunei Darusslam * Indonesia

* Malaysia * Filipina

* Singapura * Thailand

* Vietnam * China

* Jepang * Korea Selatan

~Tujuan didirikannya ASEM yaitu :

Mempererat pemahaman dua kawasan dan meningkatkan kerjasama untuk pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.

- Kerjasama Ekonomi Internasional

Kerjasama ekonomi internasional adalah kerjasama di bidang ekonomi yang dilakukan oleh banyak Negara didunia.

Organisasi – organisasi yang termasuk kerjasama ekonomi internasional :

International Monetary Fund ( IMF )

~ IMF dibentuk tanggal 27 September 1945.

~ Tujuan utama didirikannya IMF yaitu membantu Negara – Negara yang mengalami

defisit neraca pembayaran.

~ Tujuan lain didirikannya IMF yaitu :

* Memperluas perdagangan internasional kesempatan kerja serta meningkatkan

Pendapatan rill Negara – Negara anggota.

* Memperluas kerja sama di bidang moneter anggotanya

* Mewujudkan stabilitas kurs valuta asing Negara anggota

* Mewujudkan sistem pembayaran internasional yang mudah

United Nations Conference on Trade and Development ( UNCTAD )

~ UNCTAD didirikan pada tanggal 26 September 1964.

~ UNCTAD berpusat di Janewa, Swiss.

~ Tujuan didirikannya UNCTAD yaitu :

* Mengusahakan pembangunan untuk negara berkembang

* Memperlancar perdagangan Internasional untuk negara – negara

Berkembang

International Finance Coorporation ( IFC )

~ IFC didirikan pada tanggal 24 Juli 1956.

~ IFC berpusat di Washington, Amerika Serikat.

~ Tujuan didirikannya IFC yaitu :

* Memberikan bantuan modal kepada para pengusaha swasta yang dijamin

oleh Pemerintahannya.

Food Agriculture Organization ( FAO )

~ FAO dibentuk tanggal 16 Oktober 1945.

~ FAO berkedudukan di Roma, Italia.

~ FAO didirikan dengan tujuan ingin meningkatkan kuantitas dan kualitas persediaan

pangan dunia.

World Trade Organization ( WTO )

~ WTO didirikan tahun 1955.

~ Tujuan didirikannya WTO yaitu :

* Menghapus rintangan – rintangan yang dapat menghambat perdagangan

Internasional seperti pengurangan atau penghapusan tarif bea masuk

barang dan menghindari tarif berganda

International Development Association ( IDA )

~ IDA didirikan tanggal 24 September 1960.

~ IDA berpusat di Washington, Amerika Serikat.

~ Tujuan didirikannya IDA yaitu :

* Memberikan kredit dengan syarat lunak untuk pembangunan di negara –

negara berkembang.

World Bank

~ World Bank didirikan pada tanggal 27 Desember 1945.

~ World Bank berpusat di Washington, Amerika Serikat.

~ Tujuan didirikannya World Bank yaitu :

* Memberikan kredit kepada negara – negara yang sedang membangun.

International Labor Organization ( ILO )

~ ILO dibentuk tanggal 11 April 1919.

~ ILO berkedudukan di Janeva, Swiss.

~ ILO didirikan dengan tujuan memperjuangkan keadilan dan perbaikan nasib buruh.

International Bank for Reconstruction and Development ( IBRD )

~ IBRD dibentuk tanggal 27 Desember 1945.

~ IBRD dibentuk di Washington DC.

~ IBRD didirikan dengan tujuan memberikan kredit jangka panjang kepada Negara yang sedang berkembang.

United Nations Industrial Development Organization ( UNIDO )

~ UNIDO dibentuk tanggal 24 Juli 1967.

~ UNIDO berkedudukan di Wina, Austria.

~ UNIDO didirikan dengan tujuan memajukan industry di Negara berkembang

General Agreement On Tariffs and Trade ( GATT )

~ GATT dibentuk tahun 1948.

~ GATT dibentuk di Janeva.

~ GATT didirikan dengan tujuan menghilangkan hambatan dibidang perdagangan dan

menghendaki terwujudnya perdagangan bebas di seluruh dunia.

Benelux Economic Union ( BEU )

~ BEU didirikan pada tahun 1958.

~ BEU bermakas di Brussel, Belgia.

~ Anggota BEU sebanyak 3 Negara :

* Luksemburg

* Belgia

* Belanda

~ Tujuan didirikannya BEU yaitu :

* Mencapai kesatuan ekonomi yang menyeluruh antar negara anggotanya

Consultative Group on Indonesia ( CGI )

~ CGI merupakan lembaga pengganti IGGI.

~ Pertemuan CGI pertama diadakanpada bulan Juli 1992 di Paris, Prancis yang diketuai

oleh Direktur Bank Dunia.

~ Anggota CGI sebanyak 20 Negara :

* Jepang * Kanada

* Korea Selatan * Italia

* Amerika Serikat * Spanyol

* Prancis * Finlandia

* Jerman * Swedia

* Inggris * Norwegia

* Swiss * Indonesia

* Belgia * Austria

* Denmark * Belanda

* Australia * Selandia Baru

~ Tujuan didirikannya CGI :

* Membantu pembangunan ekonomi Indonesia dengan memberikan

pinjaman

Islamic Development Bank ( IDB )

~ IDB didirikan pada tanggal 20 Oktober 1975.

~ IDB beranggotakan 51 Negara.

~ Tujuan didirikannya IDB yaitu :

* Membantu pembangunan ekonomi negara – negara anggota dengan cara

memberikan pinjaman dengan syarat ringan

Organization Petrolium Exporting Countries ( OPEC )

~ OPEC dibentuk tahun 1960.

~ OPEC dibentuk di Caracas, Venezuela

~ OPEC dibentuk oleh 5 Negara pengekspor minyak :

* Saudi Arabia * Irak

* Kuwait * Venezuela

* Iran

~ Anggota OPEC sebanyak 13 Negara :

* Saudi Arabia * Libya * Gabon

* Kuwait * Ecuador * Uni Emirat Arab

* Iran * Indonesia * Qatar

* Irak * Nigeria

* Venezuela * Aljazair

~ Tujuan didirikannya OPEC yaitu :

* Memenuhi kebutuhan minyak dunia dengan saling menguntungkan.

* Mengatur pemasaran minyak sehingga tidak terjadi perang harga diantara

sesama Negara penghasil minyak.

* Menentukan jumlah produksi minyak dunia.

Organization for Economic Cooperation and Development ( OECD )

~ OECD didirikannya pada tanggal 30 September 1961.

~ Anggota OECD sebanyak 30 Negara :

* Australia * Jerman * Spanyol

* Austria * Meksiko * Norwegia

* Belgia * Yunani * Swedia

* Inggris * Islandia * Hongaria

* Kanada * Irlandia * Korea Selatan

* Denmark * Italia * Polandia

* Ceko * Selandia Baru * Slowakia

* Portugal * Jepang * Swiss

* Finlandia * Luksemburg * Turki

* Prancis * Belanda * Amerika Serikat

~ Tujuan didirikannya OECD yaitu :

* Membentuk kerjasama ekonomi antarnegara anggota

B. Berdasarkan Jumlah Negara Peserta

- Kerjasama Ekonomi Bilateral

Kerjasama ekonomi bilateral adalah kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh dua Negara.

Contoh :

- Indonesia dengan China

- Indonesia dengan Jepang

- Indonesia dengan Saudi Arabia

- Kerjasama Ekonomi Multilateral

Kerjasama ekonomi multilateral adalah kerjasama ekonomi yang dilakukan oleh lebih dari 2 negara.

Contoh : Indonesia mengadakan kerjasama denagn Negara –Negara yang berada di kawasan Asia lalu membentuk organisasi ASEAN untuk mempererat kerjasama yang dilakukan oleh Negara – Negara yang melakukan kerjasama.

C. Berdasarkan Bidang Kerjasama

- Kerjasama di Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya

Contoh kerjasama di Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya yaitu ASEAN dan PBB.

- Kerjasama Produsen

Kerjasama Produsen adalah kerjasama antar Negara yang memproduksi barang tertentu, seperti organisasi Negara – Negara pengekspor Minyak ( OPEC ).

- Kerjasama di Bidang Keuangan

Beberapa organisasi yang bergerak di bidang keuangan yaitu IMF, World Bank, ADB ( Asian Development Bank ).

- Kerjasama di Bidang Perdagangan

Beberapa organisasi yang bergerak di bidang perdagangan yaitu WTO, AFTA, APEC, EFTA ( Europane Free Trade Area ), NAFTA ( North America Free Trade Area )

- Kerjasama Pasar Bersama

Contoh kerjasama pasar bersama yaitu MEE, EEC, Tujuan pada MEE yaitu menghilangkan pembatasan perdagangan diantara Negara – Negara MEE.

- Kerjasama di Bidang Perburuhan

Beberapa organisasi yang bergerak dibidang perburuhan yaitu ILO. Tujuannya yaitu memperbaiki syarat dan kondisi kerja, mengatur standar upah internasional, hak dan kewajiban buruh serta meningkatkan kesejahtraan buruh.

- Kerjasama Dalam Pemberian Bantuan Ekonomi

Contoh kerjasama dalam pembeatrian bantuan ekonomi yaitu IDA ( Internasional Development Association ).

.

-Pengunjung-

=-Visitors-=